Cari
  • SA

Pertemuan ParaPihak PD PKL, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Lampung Barat, TNBBS dan dinas Kehu


Hari ini (6 November 2018), kami akan menghadiri workshop pengembangan komoditas kopi dan kakao di Liwa, ibu kota Lampung Barat. Di sana, kawan kami, Mas Tomy dan lainnya sudah lebih awal tiba. Sementara itu kami masih melawan udara dingin Suoh untuk bergegas mandi lalu bertolak ke Liwa. Tiga jam perjalanan bukanlah sesuatu yang mudah lantara rute yang dilewati cukup memicu adrenalin. Tanjakan, turunan, jurang, ancaman longsor, jalan yang tak mulus bisa saja menyandung perjalanan kami. Beruntung ketika sampai di Aula Bappeda Liwa, workshop belum dimulai.

Setelah Ibu Tri Umaryani, Kepala Dinas Perkebunan Lampung Barat, membuka acara workshop. Ibu Sundari yang diberi kesempatan pertama berbicara kembali menyuarakan aspirasi dari masyarakat Suoh, untuk menjadikan Suoh sebagai pusat pengembangan komoditi kakao. Secara resmi, Bapak Asisten II Lampung Barat, Bapak Tajuddin, menyampaikan sambutannya bahwa tidak ada masyarakat yang ingin miskin. Pemerintah lah yang bertugas memberi pelayanan kepada masyarakat untuk mencapai kesejahteraan melalui akselerasi program yang tepat sasaran. Seideal apa pun sebuah perencanaan, perlu keselarasan stakeholder di lapangan. Kebijakan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sangat diperlukan untuk mengatur masyatakat yang telanjur ada adalam kawasan.

Pertemuan parapihak membicarakan eksistensi kebun kakao yang berhubungan dengan wilayah taman nasional TNBBS. Salah satu rekomendasi dari pertemuan ini adalah melihat kembali lahan petani yang mengacu pada zonasi terbaru sehingga permasalahan kawasan dan petani dapat mendapat jalan keluar.


13 tampilan0 komentar

 Follow Us:

  • YouTube Social  Icon
  • Facebook Social Icon
  • White Twitter Icon
  • White Instagram Icon

VIsitors

© 2018 by kakaolampung.com